Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-09 02:26:10【Tempat Makan】009 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(61)
Artikel Terkait
- Ini kronologi lengkap temuan
- Kemenag: Sertifikat halal dorong kepercayaan konsumen dan daya saing
- Hari Pangan Sedunia, bergandengan tangan membangun pangan
- Temuan baru ketahanan ragi dukung rencana penjelajahan Mars
- Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor
- MU diimbangi Nottingham Forest 2
- Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal
- Pemkot Kediri periksa SPPG untuk penerbitan SLHS
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- Vokasi Unhas dan Pemkot Makassar perkuat ekosistem pangan halal
Resep Populer
Rekomendasi

Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir

Vokasi Unhas dan Pemkot Makassar perkuat ekosistem pangan halal

IFSR catat 411 daerah raih predikat nol insiden MBG

Dinkes Sumsel temukan 390.354 kasus ISPA hingga September 2025

Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif

Ide kegiatan seru & bermakna untuk merayakan Hari Pangan Sedunia 2025

Presiden instruksikan SPPG siapkan dua jenis lauk setiap hari

Kemenpar hadirkan tur gastronomi di Pameran Pangan Nusa 2025